November 2, 2007
· Filed under News & Info

SURABAYA–MIOL: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya jurusan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPN-ITS) membuat pembangkit listrik tenaga angin yang bisa dijadikan alternatif saat pemerintah mengeluarkan imbauan untuk berhemat energi.
“Pembangkit listrik tenaga angin, yang diberi nama Wind Power System ini memanfaatkan angin melalui kincir, untuk menghasilkan energi listrik,” kata Humas ITS Sukemi kepada wartawan di Surabaya, Selasa (26/7).
Menurut Sukemi, alat ini sangat cocok sekali digunakan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil, yang tidak terjangkau oleh listrik atau energi lainnya.
Secara umum, sistem alat ini memanfaatkan tiupan angin untuk memutar motor. Hembusan angin ditangkap baling-baling, dan dari putaran baling-baling tersebut akan dihasilkan putaran motor yang selanjutnya diubah menjadi energi listrik.
Wind Power System ini terdiri dari empat bagian utama, yaitu Rotor, Transmisi, Elektrikal dan Tower. Bagian Rotor terdiri dari baling-baling dengan empat daun, bentuknya seperti baling-baling pesawat, dengan bentuk seperti ini diharapkan energi angin yang tertangkap bisa maksimal, agar bobotnya lebih ringan, baling-baling ini dibuat dengan diameter 3,5 dan bahannya dibuat dari fiberglass. Untuk mendapat hembusan angin, baling-baling diletakkan pada tower setinggi 8 meter.
Read the rest of this entry »
November 2, 2007
· Filed under News & Info

Tahukah anda bahwa belum semua rakyat indonesia menikmati listrik seperti yang anda nikmati sekarang, bahwa masih banyak anak-anak Indonesia yang belum dapat menikmati belajar dengan nyaman pada malam hari karena desanya masih belum teraliri listrik ??.
Data terakhir menunjukan bahwa Rasio elektrifikasi (perbandingan rumah tangga berlistrik dengan total rumah tangga) Indonesia hanya sekitar 54% (www.aseanenergy.org), ini berarti hampir separuh penduduk indonesia belum menikmati listrik. Berangkat dari fakta tersebut, hampir bersamaan dengan Hari Listrik Nasional yang ke-62 PLN mencanangkan sebuah visi baru yaitu visi 75 - 100. Maksud dari visi ini adalah PLN bertekad untuk “Melistriki Nusantara” dengan Pencapaian Rasio Elektrifikasi 100 persen pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 75 Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2020. Ini berarti selama 13 (tiga belas) tahun ke depan PLN sebagai Pelaksana dan Pemegang Kuasa Usaha Kelistrikan di Indonesia, harus menggugah dan mengajak seluruh elemen masyarakat. Tak terkecuali mulai dari kalangan Pemerintah maupun Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), masyarakat umum, untuk turut berperan secara aktif, memanfaatkan segala potensi yang ada, dalam upaya membangun kelistrikan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Read the rest of this entry »