Archive for News & Info

Yuukk.. Kita membuat Home-built Pembangkit Listrik Tenaga Angin sendiri!!

Pada posting sebelumnya saya membahas mengenai bagaimana membuat model untuk PLTAngin, dan banyak yang menanyakan bagaimana membuat home-built PLTAngin, ternyata tidak sulit. Berikut adalah bagaimana cara membuat home-built PLTAngin. Tulisan ini dibuat oleh Mike Davis, warga Amerika Serikat, berangkat dari kebutuhan akan listrik pada saat sedang berada daerah yang terisolasi, dia kemudian berinovasi membuat home-built PLTAngin yang dapat mencukupi kebutuhan listriknya yang minim dengan PLTAngin ini. Anda dapat mengakses langsung versi original tulisan ini melalui link :

http://www.mdpub.com/Wind_Turbine/index.html

Read the rest of this entry »

Comments (7) »

Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Angin adalah salah satu bentuk energi yang tersedia di alam, Pembangkit Listrik Tenaga Angin mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Cara kerjanya cukup sederhana, energi angin yang memutar turbin angin, diteruskan untuk memutar rotor pada generator dibagian belakang turbin angin, sehingga akan menghasilkan energi listrik. Energi Listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan. Secara sederhana sketsa kincir angin adalah sebagai berikut :

sketsa-kincir-angin.jpg

Read the rest of this entry »

Comments (46) »

Hydrofuel, bahan bakar berbasis air

Ini ada tulisan dari milis IndoEnergy, sekali lagi mengenai bahan bakar berbasis air setelah sebelumnya ada blue energy.

RADAR JOGJA
Senin, 18 Feb 2008

Minggu, 17 Feb 2008
Dra Nike Triwahyuningsih dan Penelitian Hydrofuel Banyugeni

Inspirasi Ayat Quran, Laut yang Berapi
Lima peneliti dari kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
menghadirkan temuan yang bisa menjadi embrio untuk mengatasi
kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Sebuah hasil penelitian yang
mereka lakukan selama lima tahun mereka sampaikan ke hadapan publik,
Kamis (14/2) lalu. Mereka menyebutnya bahan bakar dari air atau
hydrofuel. Atau dalam bahasa lokal mereka mematenkannya dengan nama
Banyugeni.

Kelima peneliti UMY itu adalah Drs Purwanto, Ir Bledug Kusuma
Prasadja MT, Ir Tony K Haryadi MT, Ir Lilik Utari MS, dan Dra Nike
Triwahyuningsih MP. Bagaimana Banyugeni ini ditemukan, apa saja
kemungkinan- kemungkinan yang bisa dilakukan ke depan, wartawan Radar
Jogja Laila Rochmatin berkesempatan mewancarai salah satu dari lima
peneliti. Berikut hasil wawancara dengan Dra Nike Triwahyuningsih
didampingi ketiga peneliti lain.

Read the rest of this entry »

Comments (8) »

Penemu Blue Energy Warga Nganjuk

Presiden SBY memperhatikan BBM blue energy di kediaman pribadi Puri Cikeas Indah, Bogor, Minggu (25/11) sore. (foto: anung/presidensby.info)

Presiden SBY memperhatikan BBM blue energy di kediaman pribadi Puri Cikeas Indah, Bogor, Minggu (25/11) sore. (foto: anung/presidensby.info)

Jumat, 30 Nov 2007

Berbahan Dasar Air, Dipamerkan dalam Konferensi PBB
NGANJUK- Tak banyak yang tahu, penemu bahan bakar blue energy yang sedang dikampanyekan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata berasal dari Nganjuk. Dia adalah Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso.

Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya. Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Rombongan itu dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju Nusa Dua, Bali, tempat digelarnya United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) 2007.

“Luar biasa. Ini mobil Mazda Six punya Patwal Mabes (Polri) yang bisa berkecepatan 240 kilometer per jam ini kami coba lari 180 kilometer per jam tanpa ada persoalan. Jadi, moga-moga apa yang kita uji coba ini benar-benar bermanfaat. Insya Allah,” ujar Heru begitu turun dari Ford Ranger B 9648 TJ.

Read the rest of this entry »

Comments (22) »

ITS Tawarkan Pembangkit Listrik Tenaga Angin

wind_turbines.jpg

SURABAYA–MIOL: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya jurusan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPN-ITS) membuat pembangkit listrik tenaga angin yang bisa dijadikan alternatif saat pemerintah mengeluarkan imbauan untuk berhemat energi.

“Pembangkit listrik tenaga angin, yang diberi nama Wind Power System ini memanfaatkan angin melalui kincir, untuk menghasilkan energi listrik,” kata Humas ITS Sukemi kepada wartawan di Surabaya, Selasa (26/7).

Menurut Sukemi, alat ini sangat cocok sekali digunakan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil, yang tidak terjangkau oleh listrik atau energi lainnya.

Secara umum, sistem alat ini memanfaatkan tiupan angin untuk memutar motor. Hembusan angin ditangkap baling-baling, dan dari putaran baling-baling tersebut akan dihasilkan putaran motor yang selanjutnya diubah menjadi energi listrik.

Wind Power System ini terdiri dari empat bagian utama, yaitu Rotor, Transmisi, Elektrikal dan Tower. Bagian Rotor terdiri dari baling-baling dengan empat daun, bentuknya seperti baling-baling pesawat, dengan bentuk seperti ini diharapkan energi angin yang tertangkap bisa maksimal, agar bobotnya lebih ringan, baling-baling ini dibuat dengan diameter 3,5 dan bahannya dibuat dari fiberglass. Untuk mendapat hembusan angin, baling-baling diletakkan pada tower setinggi 8 meter.

Read the rest of this entry »

Comments (7) »

Visi 75 - 100 !!

dsc.jpg

Tahukah anda bahwa belum semua rakyat indonesia menikmati listrik seperti yang anda nikmati sekarang, bahwa masih banyak anak-anak Indonesia yang belum dapat menikmati belajar dengan nyaman pada malam hari karena desanya masih belum teraliri listrik ??.

Data terakhir menunjukan bahwa Rasio elektrifikasi (perbandingan rumah tangga berlistrik dengan total rumah tangga) Indonesia hanya sekitar 54% (www.aseanenergy.org), ini berarti hampir separuh penduduk indonesia belum menikmati listrik. Berangkat dari fakta tersebut, hampir bersamaan dengan Hari Listrik Nasional yang ke-62 PLN mencanangkan sebuah visi baru yaitu visi 75 - 100. Maksud dari visi ini adalah PLN bertekad untuk “Melistriki Nusantara” dengan Pencapaian Rasio Elektrifikasi 100 persen pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 75 Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2020. Ini berarti selama 13 (tiga belas) tahun ke depan PLN sebagai Pelaksana dan Pemegang Kuasa Usaha Kelistrikan di Indonesia, harus menggugah dan mengajak seluruh elemen masyarakat. Tak terkecuali mulai dari kalangan Pemerintah maupun Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), masyarakat umum, untuk turut berperan secara aktif, memanfaatkan segala potensi yang ada, dalam upaya membangun kelistrikan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Read the rest of this entry »

No comment »